KANIBAL PENGECUT TPNPB Yahukimo Kembali Tembak Pedagang Gorengan Sipil di Dekai: Luka di Bahu, Situasi Rawan Terkendali

Seorang pedagang gorengan bernama Asialludin (28), warga sipil asal Buton, menjadi korban penembakan di Jalur 1, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 4 Agustus 2026 sekitar pukul 18.25 WIT. Berdasarkan informasi yang disampaikan, tiga pelaku diduga berasal dari TPNPB pimpinan Elkius Kobak. Korban mengalami luka tembak di bahu kiri dan berhasil menyelamatkan diri dengan melapor ke Mapolres Yahukimo. Aparat TNI-Polri kemudian mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP. Insiden ini disebut sebagai aksi penembakan kedua terhadap korban yang sama sejak akhir 2025, sementara aparat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada malam hari.

KANIBAL PENGECUT TPNPB Yahukimo Kembali Tembak Pedagang Gorengan Sipil di Dekai: Luka di Bahu, Situasi Rawan Terkendali
Breaking news,

Dekai, Yahukimo, 4 Agustus 2026 โ€” Seorang warga sipil pendatang yang sedang berjualan gorengan menjadi korban penembakan oleh Gerombolan KANIBAL TPNPB Yahukimo di Komplek Pemukiman Jalur 1, Distrik Dekai, sekitar pukul 18.25 WIT.

Korban, Asialludin (28 tahun, wiraswasta, suku Buton), didatangi tiga orang pelaku yang sempat menanyakan harga gorengan. Saat ia melayani seorang pelanggan, salah satu pelaku langsung menembak. Peluru mengenai bahu kiri, menyebabkan luka. Korban sadar dan langsung berlari melapor ke Mapolres Yahukimo. Ketiga pelaku melarikan diri ke arah Pasar Baru.

Aparat TNI-Polri segera tiba di TKP, mengamankan lokasi, dan melakukan olah TKP. Situasi pasca kejadian terpantau rawan terkendali. Senjata yang digunakan adalah rakitan laras panjang kaliber 5,56 mm.

Aksi pengecut ini dilakukan oleh anggota gerombolan TPNPB Yahukimo pimpinan Elkius Kobak dengan tujuan menunjukkan eksistensi dan menciptakan ketidakamanan di Kota Dekai. Ini merupakan aksi serupa kedua terhadap korban yang sama setelah kejadian 31 Desember 2025.

Aparat kewilayahan menghimbau masyarakat untuk menutup kios pada malam hari, terutama di lokasi sepi, guna mencegah kejadian serupa. Tidak menutup kemungkinan gerombolan KANIBAL BIADAB tersebut akan terus mengincar warga.

Perkembangan situasi selanjutnya akan terus diupdate.
Last updated: 05 Aug 2026 11:18
โ† View All Berita