BREAKING NEWS Jejak Kriminal Anggota OPM Teranus Enumbi Berakhir di Tingginambut: Pemburu Brigpol Enok Dilumpuhkan Satgas ODC

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) berhasil melumpuhkan Teku Tabuni alias Terrin Tabuni (26), anggota OPM Puncak Jaya yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penembakan Brigpol Enok di Kompleks Lima-Lima, Kampung Lungguneri, Distrik Pagaleme. Penindakan berlangsung sekitar pukul 16.10 WIT di Kampung Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, setelah aparat mendeteksi pergerakan target melalui pemantauan drone dan melakukan pengejaran. Teku Tabuni mengalami luka tembak pada lutut kaki kiri dan dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis dalam kondisi sadar. Dalam operasi tersebut, aparat juga mengamankan Tison Wonda (20), yang berada bersama target, guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan maupun informasi jaringan OPM pimpinan Teranus Enumbi.

Share
BREAKING NEWS Jejak Kriminal Anggota OPM Teranus Enumbi Berakhir di Tingginambut: Pemburu Brigpol Enok Dilumpuhkan Satgas ODC
PUNCAK JAYA – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) kembali menorehkan keberhasilan signifikan dalam operasi penegakan hukum di wilayah hukum Provinsi Papua Tengah. Seorang anggota aktif Organisasi Papua Merdeka (OPM) Puncak Jaya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus penembakan aparat kepolisian, berhasil diringkus di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (5/11/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIT.

Target yang berhasil dilumpuhkan diidentifikasi bernama Teku Tabuni alias Terrin Tabuni (26). Ia diketahui merupakan bagian dari jaringan teror OPM Puncak Jaya di bawah komando Teranus Enumbi yang berbasis di Pos Yambi.

Kronologi Perburuan Melalui Pantauan Udara

Berdasarkan data taktis yang dihimpun tim redaksi PapuaDarkside.com, operasi penegakan hukum ini dipimpin langsung oleh Brigpol Calvin Rumbekwan dari Personel Penyelidikan dan Penegakan Hukum (Lidik Gakum) Satgas ODC.

Pergerakan taktis dimulai pada pukul 13.50 WIT melalui apel persiapan gabungan antara Tim Penyelidik dan Tim Tindak. Setengah jam berselang, tim bergerak taktis melewati Pos Puncak Senyum dan tiba di Pos Polisi (Pospol) Gurage pada pukul 14.50 WIT guna memetakan koordinat target.

Aparat memanfaatkan teknologi pengawasan modern untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror. Pada pukul 15.50 WIT, hasil observasi udara menggunakan pesawat tanpa awak (drone) mendeteksi keberadaan Teku Tabuni di Kampung Yogorini, Distrik Gurage. DPO tersebut terpantau tengah berboncengan dengan saudaranya, Tison Wonda, menggunakan sepeda motor jenis Jupiter MX King menuju arah Kampung Tingginambut.

Aksi Pengejaran dan Tindakan Tegas Terukur

Mendapat informasi real-time, tim gabungan langsung melakukan pengejaran cepat. Kejar-kejaran di jalur perlintasan Puncak Jaya tersebut mencapai titik krusial pada pukul 16.10 WIT di Kampung Tingginambut. Demi mencegah target lolos ke area hutan, tim mengambil tindakan taktis darurat dengan menghentikan paksa laju kendaraan roda dua yang dikendarai oleh target.

Meski kendaraan telah dilumpuhkan, Teku Tabuni tetap berupaya melarikan diri dari kepungan petugas. Menghadapi situasi resistensi aktif tersebut, personel Satgas ODC melepaskan tembakan tegas dan terukur yang mengenai lutut kaki kiri pelaku, seketika menghentikan upaya pelariannya.

Rekam Jejak Kriminalitas Target

Berdasarkan catatan kepolisian dengan nomor laporan LP/B/03/I/2025/SPKT/Polres Puncak Jaya/Polda Papua tertanggal 21 Januari 2025, Teku Tabuni merupakan salah satu aktor utama yang turut serta dalam aksi penembakan terhadap anggota Polres Puncak Jaya, Brigpol Enok. Insiden berdarah tersebut terjadi di Kompleks Lima-Lima, Kampung Lungguneri, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya.

Pasca-dilumpuhkan, Satgas ODC segera mengevakuasi Teku Tabuni ke RSUD Mulia guna mendapatkan penanganan medis. Target tiba di fasilitas kesehatan pada pukul 17.18 WIT dalam kondisi sadar dan di bawah pengawalan ketat berlapis oleh tim gabungan.

Sementara itu, pihak Satgas ODC juga mengamankan satu orang warga sipil atas nama Tison Wonda (20) yang saat kejadian berada bersama pelaku. Langkah ini diambil untuk kepentingan interogasi menyeluruh guna mendalami keterlibatan atau informasi jaringan OPM faksi Teranus Enumbi lainnya di wilayah Puncak Jaya.

Keberhasilan penangkapan ini mengirimkan pesan tegas dari otoritas keamanan: tidak ada ruang kompromi bagi pelaku kriminal bersenjata, dan penegakan hukum di tanah Papua akan terus berjalan tanpa henti demi menjaga kedaulatan negara serta keamanan masyarakat sipil.
Last updated: 05 Nov 2026 13:06
← View All Berita