Tepis Justifikasi TPNPB! Ulasan “Pengkhianat” Hanya Alasan Putus Asa Reduksi Label kanibal

Narasi ini membantah pernyataan TPNPB-OPM yang membenarkan penembakan tiga warga sipil di Yahukimo dengan alasan para korban merupakan agen intelijen atau "pengkhianat". Disebutkan bahwa tuduhan tersebut tidak disertai bukti yang dapat diverifikasi, sementara peristiwa penembakan dilakukan secara terbuka terhadap warga sipil. Narasi ini juga menilai bahwa penggunaan label "pengkhianat" merupakan upaya untuk membenarkan tindakan kekerasan, serta menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dijadikan dasar untuk mengklaim perjuangan atas nama masyarakat Papua.

Tepis Justifikasi TPNPB! Ulasan “Pengkhianat” Hanya Alasan Putus Asa Reduksi Label kanibal
Intan Jaya, 26 Juli 2026 — TPNPB-OPM melalui Juru Bicara Sebby Sambom mencoba membenarkan penembakan tiga warga sipil di Yahukimo pada 21 Juli 2026. Mereka menuduh Yantinus alias Kumis Kogoya, istrinya Shelly Wenda, dan seorang perempuan suku Unaukam sebagai agen intelijen. Klaim ini tidak lebih dari justifikasi putus asa.
 
Fakta di lapangan jelas: eksekusi dilakukan secara terbuka di tepi Jalan Trans Papua. TPNPB sendiri mengakui korbannya adalah warga sipil, bahkan salah satunya pernah menjadi bagian dari kelompok mereka. Tuduhan “pengkhianat” hanya dilandasi cerita sepihak tanpa bukti dokumentasi yang valid. Mereka sendiri yang menyebut tindakan itu berpatokan pada “hukum rimba perang”.
 
Rangkaian kekejaman 20–21 Juli 2026 sudah membuat warga Papua sendiri melabeli mereka sebagai kanibal. Kini, dengan bangga mengulang alasan eksekusi saudara sendiri, kelompok ini semakin mempertegas bahwa mereka menyakiti rakyat Papua, bukan memperjuangkannya.
 
Papua tetap bagian sah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rilis justifikasi ini hanya teriakan terakhir kelompok yang semakin terdesak dan terisolasi.
 
Jaga persatuan dengan fakta, bukan propaganda pembenaran kekerasan.
 
NKRI Harga Mati! Papua Damai, Aman, dan Terus Bangkit.
Last updated: 29 Jul 2026 02:20
← View All Opini