Jayapura, 26 Juli 2026 — Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim memiliki bukti digital yang menunjukkan Yantinus alias Kumis Kogoya adalah agen intelijen atau Banpol. Klaim ini bohong besar dan fatal.
Fakta yang tidak bisa dibantah: dokumen yang mereka sebar adalah milik Matius Natan, lahir di Toraja 4 April 1975, berstatus kawin, pekerjaan sopir, beragama Kristen, beralamat di Jalan Gelatik, Abepura, Kota Jayapura. Ia bukan TNI, bukan Polisi, bukan ASN, bukan pejabat. Ia hanya sopir truk trailer.
Saat itu Matius Natan mengalami kendala di jalan yang lembek dan miring serta harus melintasi sungai karena belum ada jembatan. Secara kebetulan Kumis Kogoya, warga Seradala yang sering melintas di lokasi tersebut, membantu. Itu tindakan kemanusiaan biasa antarwarga, bukan aktivitas intelijen.
Video yang TPNPB lampirkan sebagai “bukti keterlibatan pembangunan jalan bersama agen militer” hanyalah rekaman situasi biasa di lokasi alat berat dan jalan rusak. Tidak ada satu pun bukti yang menunjukkan Kumis Kogoya sebagai Banpol atau agen intelijen.
Mereka membunuh warga sipil, lalu memalsukan bukti untuk menutupi kejahatan. Ini semakin mempertegas bahwa kelompok ini tidak segan mengorbankan saudara sendiri dan memutar-balikkan fakta.
Ini bukti tak terbantahkan bahwa OPM adalah Kanibal penuh Tipu Daya, sudahlah Kanibal, Penipu lagi.
KKB = Komplotan KANIBAL Bodok