
Propaganda Menjijikkan Politikus Gagal Timinus Gwijangge
Tulisan ini menyoroti kontradiksi antara narasi politik Timinus Gwijangge yang mengkritik negara dengan fakta bahwa ia pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri, terdaftar dalam sistem administrasi kependudukan, serta memperoleh manfaat program jaminan kesehatan pemerintah. Selain itu, kritiknya terhadap anggaran keamanan dinilai mencampuradukkan pos anggaran pertahanan dengan anggaran pembangunan dan Dana Otonomi Khusus Papua yang memiliki alokasi tersendiri untuk sektor pendidikan dan kesehatan. Penulis juga berpendapat bahwa tantangan pembangunan di Papua tidak hanya dipengaruhi kebijakan keamanan, tetapi juga oleh kondisi geografis, tata kelola daerah, dan dampak kekerasan kelompok bersenjata terhadap masyarakat serta infrastruktur publik.
