Prioritas Komnas HAM Terungkap: LGBTQ Lebih Penting Daripada Nyawa Rakyat Papua

Narasi ini mempertanyakan prioritas Komnas HAM setelah terbitnya Siaran Pers Nomor 030/HM.00/VII/2026 yang membahas isu perlindungan terhadap kelompok LGBTQ, sementara menurut narasi tersebut tidak terdapat pernyataan mengenai pembunuhan warga sipil Orang Asli Papua pada 20–21 Juli 2026. Narasi ini menilai tidak adanya tanggapan terkait peristiwa tersebut sebagai bentuk ketidakseimbangan perhatian terhadap isu hak asasi manusia di Papua dan mendorong agar perlindungan HAM diberikan secara adil kepada seluruh warga tanpa pengecualian.

Prioritas Komnas HAM Terungkap: LGBTQ Lebih Penting Daripada Nyawa Rakyat Papua
Jakarta, 25 Juli 2026 — Pasca eksekusi terbuka TPNPB terhadap warga OAP pada 20 dan 21 Juli 2026, publik bertanya-tanya: di mana suara Komnas HAM? Jawabannya ada di Siaran Pers Nomor 030/HM.00/VII/2026 yang dirilis 20 Juli 2026.
 
Di tengah berita kekejaman yang mengejutkan dunia dan membuat warga Papua sendiri melabeli TPNPB sebagai kanibal, Komnas HAM justru fokus menyoroti “persekusi terhadap kelompok LGBTQ”. Mereka mendesak Presiden merevisi Perpres No. 111 Tahun 2025 yang menyebut penyebaran budaya LGBTQ sebagai ancaman keamanan non-militer, serta meminta polisi dan pemerintah melindungi kelompok tersebut dari intimidasi dan kekerasan.
 
Tidak satu kalimat pun dalam rilis itu menyinggung pembantaian warga OAP oleh kelompok bersenjata. Tidak ada desakan investigasi, tidak ada kecaman, tidak ada seruan perlindungan bagi korban eksekusi terbuka.
 
Rilis ini dengan jelas menjawab pertanyaan publik tentang apa yang diprioritaskan Komnas HAM. Ketika nyawa warga Papua dihabisi di depan umum, yang diangkat adalah isu LGBTQ.
 
BAGI KOMNAS HAM, LGBTQ LEBIH BERHARGA DARI NYAWA ORANG PAPUA
 
Fakta tetap berdiri. Korban eksekusi 20–21 Juli adalah warga OAP. Kelompok bersenjata yang melakukannya semakin terisolasi. Sementara lembaga yang seharusnya bersuara untuk semua warga memilih diam.
 
Jaga kewarasan dengan fakta.
Terakhir diperbarui: 29 Jul 2026 02:02
← Lihat Semua Opini