Jakarta, 24 Juli 2026 — Beredar luas video CCTV yang diklaim sebagai aksi TNI masuk dan merampok Kantor BKD Intan Jaya pada Jumat, 24 Juli 2026, mencuri dokumen penting dan komputer. Klaim ini salah besar dan menyesatkan.
Berdasarkan penjelasan resmi Danrem 173/PVB serta koordinasi dengan Bupati Kabupaten Intan Jaya, video tersebut adalah rekaman kejadian tahun 2021. Saat itu personel Pos Holomama Yonif PR 501/BY melakukan pengecekan dan pengamanan kantor Pemda agar tidak disalahgunakan. Beberapa pintu yang sulit dibuka sempat rusak, namun kerusakan tersebut sudah diperbaiki dan diselesaikan bersama pihak Pemda. Kondisi ruangan kini kembali normal dan berfungsi.
Narasi yang menyertai video ini sengaja diangkat kembali untuk mengalihkan perhatian publik dari rangkaian aksi kekejaman TPNPB/KST pada 20–21 Juli 2026 yang telah menarik perhatian dunia. Fakta lapangan menunjukkan tidak ada perampokan atau pencurian pada 24 Juli 2026.
Penyebaran ulang video lama dengan label “kejadian baru” hanya bertujuan memecah belah dan menyudutkan aparat. Fakta tetap jelas: kejadian itu sudah selesai sejak 2021, fasilitas sudah diperbaiki, dan koordinasi dengan pemerintah daerah berjalan baik.
Jaga persatuan dengan fakta, bukan hoaks yang sudah basi.